Road Trip To Jambi With Panther

Road Trip To Jambi With Panther

Untuk menjelaskan lagi perbedaan karakteristik perempuan Minang adalah sebagai berikut; Seorang perempuan Minang selalu bertanya kepada suaminya yang baru pulang; Mulai Besok “Baa kaba? Perempuan Minang tidak rendah diri terhadap lakli-laki, suaminya atau hal-hal yang berada di luar dirinya. Dapat dikatakan bahwa perempuan Minang pada hakekatnya tidak pernah peduli apakah dia berada di dalam alam tradisional atau di dalam alam modern. Perempuan Minangkabau selalu berpikir bahwa dirinya adalah seorang mande, pusat dari segala kelahiran dan keturunan, kepemilikan aset kaum (sako dan pusako) yang harus dipertahankannya dengan cara apapun dan sampai kapanpun. Ini berarti, bahwa perempuan Minangkabau harus kembali kepada “asal”, “fitrah”, dan “kodrat” nya agar tidak menjadi sesuatu yang tidak sumbang, sesuatu yang seharusnya diwadahi oleh adat dan budaya Minangkabai itu sendiri. Padahal untuk memahami adagium itu perlulah merujuk pada kaidah induknya yaitu: syarak mangato – adat mamakai. Namun bagi yang belum terbuka kesempatan menjadi lelaki mampu, secara hukum adat pun terbuka peluang untuk menggarap harta pusaka kaumnya, bahkan untuk memenuhi kebutuhan keluarganya pun.

Sistem kekerabatan itu sangat menentukan dan prinsipil; bagi eksistensi dirinya, kaumnya, sukunya dan seterusnya harta pusaka. Oleh karena itu sistem matrilineal telah menempatkan perempuan pada suatu posisi yang mengharuskannya berpikir lebih luas, bijaksana dan tegas terhadap putusan-putusan yang akan diambil. Sedangkan sikap hidup, pandangan hidup, dan cara berpikir tetap akan berbeda dengan perempuan lain. Sebab, yang membedakan seseorang berasal dari suatu budaya tidak lagi dari segi bahasa, tatacara dan cita rasa, tetapi adalah dari sikap hidup, cara berpikir dan tinggi rendahnya kadar kepercayaan kepada agama yang dianutnya. Apabila ibu atau tingkatan ibu dari mamak yang jadi penghulu masih hidup, maka dialah yang disebut Bundo Kanduang, atau mandeh atau niniek. Bundo Kanduang sebagai raja Minangkabau atau raja Pagaruyung. Rebutan sarang burung atau buah jengkol, pesepadan dan sebagainya. Suasana kota Jambi masih seperti tahun2 sebelumnya tidak ada perubahan yang signifikan.yang ada hanya bermunculan ruko2 baru yang di fungsikan sebagai sarang burung walet. Dengan ketinggian 3.805 mdpl, dari puncak Gunung Kerinci Anda dapat menyaksikan keindahan kota Jambi, Padang, Bengkulu hingga Samudera Hindia.

Toko Temphoyac adalah salah satu pusat oleh-oleh Jambi yang terkenal dan disebut-sebut pernah dikunjungi oleh sederet artis ibu kota. Tak hanya menyediakan arena rafting menantang, tempat ini juga kaya akan sederet potensi wisata alam lainnya. Jika kita bandingkan dengan semua pahlawan di Nusantara, seperti Pangeran Diponegoro dan Imam Bonjol, mereka hanya beroperasi di daratan sahaja dan tidak mengalami perang maritim. Dari seorang perempuan yang lemah lembut, yang turun hanya sakali sajumaaik dan setelah ditinggalkan suami merantau atau meninggal, langsung membanting tulang untuk meneruskan kehidupan dan pendidikan anak-anaknya. Suami dari rumah gadang A yang kawin dengan isteri dari rumah gadang B, maka pasumandan bagi isteri adalah perempuan yang berada dalam kaum suami. Dari aspek kesejarahan; karakteristik perempuan Minangkabau yang dapat ditelususi dari tingkah laku tokoh-tokoh seperti; Yang Dipertuan Gadis Puti Reno Sumpu pewaris kerajaan Pagaruyung setelah Sultan Alam Bagagar Syah ditangkap Belanda, yang memberikan jaminan nyawanya pada Belanda agar beberapa beberapa penghulu Tanah Datar terhindar dari hukuman gantung, Siti Manggopoh dengan gagah beraninya membunuh tentara Belanda, Rahmah El-Yunusiah memilih bidang pendidikan bagi kaum perempuan, Rasuna Said dalam dunia jurnalistik dan politik dan banyak lagi.

2. Melihat ke masa depan dengan segera mengambil posisi sebagai tokoh pendidikan dan tokoh politik. Jika bertolak dari karakteristik yang telah disebutkan di atas, tantangan ke depan bagi perempuan Minangkabau pada hakekatnya tidak ada. Dalam masyarakat Minangkabau tradisional, pada hakekatnya peranan perempuan itu sudah melebihi apa yang diperlukan perempuan itu sendiri sebagaimana yang mereka perlukan dalam kehidupan masyarakat modern. Cara berpikir dan sikap hidup perempuan Minang dengan perempuan lain pada hakekatnya merupakan naluri yang universal. Mereka berani untuk berpikir terbalik dari pikiran-pikiran lama dan berbagai kemungkinan lain. Hubungan baik dalam pergaulan bagi perantau etnis lain di Ranah Minang, secara bertahap akan menumbuhkan hubungan yang akrab dan membaur dan diakui menjadi masyarakat Minangkabau. Kita tidak dapat membedakan lagi, itu perempuan Minang, atau itu perempuan bukan Minang. Semodern-modernnya perempuan Minang, dia belum akan mau melebur dirinya menjadi perempuan Jawa, perempuan Belanda, perempuan Jepang misalnya. Semua aspek yang digembar-gemborkan oleh perempuan modern, telah tertulis jelas dan gamblang dalam kaba.

Dari aspek bahasa dan sastra; bahasa dan sastra telah melahirkan legenda, mitologi dan cerita rakyat (kaba). Cerita daerah Jambi yang kakak posting di hari jumat malam ini merupakan lanjutan dari posting sebelumnya yaitu Cerita Rakyat Jambi : Asal Usul Bukit Kancah. Bundo Kanduang yang ada di dalam cerita rakyat atau kaba Cindua Mato. Bundo kanduang sebagai sebuah nama organisasi perempuan Minangkabau yang berdampingan dengan LKAAM. Bundo kanduang yang dimaksudkan di sini adalah, Bundo Kanduang sebagai perempuan utama. Perempuan-perempuan setingkat mande di bawahnya, apabila dia dianggap lebih pandai, bijak dan baik, diapun sering dijadikan perempuan utama di dalam kaum. Secara implisit tampaknya, perempuan utama di dalam suatu kaum, adalah semacam badan pengawasan atau lembaga kontrol dari apa yang dilakukan seorang penghulu. Makan malam hari ini di palembang dengan menu pempek dan chinese food di sekitaran jalan Jend Sudirman.jalan di palembang tdk terlalu ramai,mungkin pada mudik juga.dan yang jualan makanan juga tdk terlalu banyak.Setelah makan kami sempat mampir ke Kuto besak yang bisa lihat jambatan ampera dari bawah,Kuto besak adalah salah satu benteng peninggalan belanda yang sekarang di fungsikan sebagai mess TNI dan ktr nya juga.kalau malam terutama malam mggu selalu ramai di kunjungi oleh masyarakat dan anak muda untuk sekedar jajan mei tektek atau sekedar ngobrol untuk menghabiskan waktu bersama pacar.

Updated: April 19, 2020 — 5:20 am

11 Comments

Add a Comment
  1. Like!! Really appreciate you sharing this blog post.Really thank you! Keep writing.

  2. Like!! I blog frequently and I really thank you for your content. The article has truly peaked my interest.

  3. I am regular visitor, how are you everybody? This article posted at this web site is in fact pleasant.

  4. Very good article! We are linking to this particularly great content on our site. Keep up the great writing.

  5. I could not resist commenting. Exceptionally well written!

  6. I could not resist commenting. Very well written! https://www.datafilehost.com/d/125cc88e

  7. Does your website have a contact page? I’m having problems locating it
    but, I’d like to shoot you an e-mail. I’ve got some ideas for your blog you might be interested in hearing.
    Either way, great blog and I look forward to seeing it expand over time.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *